Klopp: Besok Saya Senang, Hari Ini Saya Kecewa

Jurgen Klopp
20 Mar

Jurgen Klopp yang sudah melupakan rasa kecewanya usai bertanding melawan Manchester City yang menghasilkan imbang 1-1, ajang Premier League. Meski begitu di laga berikutnya dia berharap tim asuhannya mampu mendapatkan hasil yang lebih positif.

Liverpool yang bermain dengan baik malam itu menghadapi City. Yang mana The Reds terlebih dahulu unggul berkat gol yang dicetak oleh James Milner melalui tendangan penalti. Karena Roberto Firmino mendapatkan pelanggaran keras dari Gael Clichy.

Selang beberapa kemudian, Sergio Aguero mampu menyamakan kedudukan yang mendapatkan umpan silang dari Kevin De Bruyne. Sehingga gol itu pun terjadi yang berlangsung di Stadion Etihad, dengan kedua tim tersebut membuang banyak peluang emas untuk meraih tiga poin penuh.

Klopp Komentari Hasil Laga Kontra Manchester City

Jurgen-Klopp-Liverpool
klopp yang mendapatkan pertanyaan dari wartawan

“Menurut saya itu sulit untuk memberikan sebua penilaian,” ujar Klopp kepada media. “Dalam pertandingan itu kami bermain dengan sangat baik dan beberapa situasi yang sulit untuk bisa menembus pertahanan mereka. Yang seharusnya kami mampu meraih menang di laga tersebut.”

“Mereka memiliki kiper Willy Caballero yang mampu mampu menyelamatkan gawangnya beberapa kali. Kemudian di menit 50 hingga 70, kami tampil begitu gemilang di babak kedua. Yang mana dalam laga itu kami bisa tidak mampu menghentikan permainan ketika itu.”

“Kami membiarkan mereka menguasai dilapangan, yang membuat mereka bangkit dengan permainan yang mereka miliki. Dan seketika gol itu pun terjadi. Harusnya kami bisa mencetak gol lebih banyak lagi.”

Adam Lallana dan Sadio Mane memiliki kesempatan emas, namun gol pun tidak terjadi. Yang mana pemain timnas Inggris itu membuang peluang yang sangat bagus memalui tembankan sekitar delapan yard. Sementara sang pelatih mengatakan, jika diberikan ke Michael Oliver mungkin akan mendapatkan sebuah gol.

“Banyaknya peluang yang kami miliki untuk bisa mencetak gol dan salah satunya adalah Lallana dan juga Sadio Manem,” ujar pelatih asal Jerman.

“Di pertandingan kemarin, kedua tim bermain dengan banyaknya pelanggaran dan mungkin bisa kedua-duanya. Itu merupakan sebuah pertandingan yang sulit bagi seorang wasit karena permainan yang begitu cepat dan intens.”

“Menurut saya ini adil, karena kami mencetak satu gol dan begitu juga mereka yang menciptakan satu gol. Di pertandingan itu kami kemungkinan bisa kalah dan juga bisa menang, namun ini adalah sepakbola yang tidak dapat ditebak.”

Klopp : Tidak Ada Pelatih Yang Sebaik Saya di Liverpool

Jurgen Klopp Liverpool
klopp yang sedang mengarahkan pelatihan kepada tim asuhannya

Jurgen Klopp selaku pelatih di Liverpool, mengatakan bahwa dirinya sangat percaya diri untuk bisa memberika perbedaan di Liverpool. Dan dia sendiri pun merasa sangat yakin, jika tim asuhannya mampu meriah trofi ajang Liga Inggris suatu hari nanti.

“Jika anda meraih pencapaian meraih gelar juara pastinya begitu fantastis. Tetapi, jika tidak mendapatkan gelar, tidak berarti dengan hasil yang buruk. Maka dari itu, kita bisa mencobanya di musim depan,” katanya kepada media setempat.

“Yang terkadang saya berpikir lain terhadap Liverpool. Apa ada sosok pelatih yang baik seperti saya di Liverpool ? Jika itu ada, maka tidak mungkin saya ada disini. Saya pun tidak tahu pasti, untuk memenangkan gelar juara Premier League. Akan tetapi, kami akan terus bekerja dengan keras untuk bisa mencapainya,” tambah pelatih kebangsaan Jerman.

Dan di satu sisi, Liverpool memiliki para pendukung yang begitu banyak untuk memberikan dukungan kepada tim kesayangannya. Namun, sang pelatih beranggapan untuk mencapainya harus dibutuhkan perjuangan.

“Saya merasa yakin, jika semua pendukung akan percaya kepada saya bahwa saya adalah orang yang tepat dalam menangani Livepool. Ditambah dengan dukungan yang diberikan oleh para fans, meski banynya tim yang memiliki skuat hebat,” tutupnya Klopp.

 

Napoli Sukses Permalukan Roma di Depan Para Pendukungnya

Kevin Strootman
06 Mar

Dalam pertandingan kemarin malam, Napoli Sukses mempermalukan AS Roma dengan skor 2-1 yang berlangsung di Olimpico. Dalam lanjutan kompetisi Seri A tersebut kini Napoli memperkecil poin dari Roma di klasemen sementara Liga Italia.

Meski Napoli saat ini masih berada di peringkat ke tiga di klasemen Seri A yang telah mengantongi 57 poin dalam 27 pertandingan. Dan untuk poin sementara ini membuat Partenopei hanya berselisih dua angka dari AS Roma yang berada di posisi kedua. Sementara itu Juventus yang menduduki puncak klasemen dengan torehan 67 poin dari 27 laga.

Kevin Strootman
strootman yang ingin melewatkan kiper napoli

Situasi Pertandingan Napoli Vs AS Roma

Di pertandingan tersebut yang diadakan di Stadion Olimpico, Napoli harus memberikan pujian kepada Dries Mertens. Dimana striker kebangsaan Belgia itu telah menyumbangkan dua gol untuk Napoli yang mana kedua gol tersebut di cetaknya pada menit ke 26 dan 50.

Sedangkan bagi tim tuan rumah, AS Roma yang terus berjuang untuk memberikan balasan, hanya mencetak satu gol berkat Kevin Strootman. Dimana gol tersebut di cetak oleh gelandang Belanda pada menit ke 89. Hingga peluit panjang babak kedua di bunyikan hasil pun tidak berubah masih 2-1 yang dimenangkan oleh Napoli.

Pelatih AS Roma yang bernama Luciano Spalletti, usai turun minum telah mengakui kekuatan yang dimiliki oleh pasukan Maurizio Sarri. Dengan tampil penuh percaya diri mampu membuat Roma dikalahkan di kandang sendiri.

“Di babak pertama Napoli tampil dengan baik. Mereka bermain dengan bola cepat, dengan melakukan tiki taka. Dengan itu kami merasa dalam kesulitan untuk bisa keluar dari situasi. Mereka mampu memberikan kesulitan kepada kami ketika mendapatkan bola,” ujar Spalletti.

Namun, harus disayangkan atas kemenangan yang didaptkan oleh Napoli harus dibayar mahal karena Mertens tengah mengalami cedera. Dimana mantan pemain PSV Eindhoven yang harus dipaksa keluar untuk digantikan oleh Piotr Zielinski di menit ke 74.

Dengan cedera yang didapatkan oleh Mertens, maka pihak Napoli akan melakukan pemeriksaan sejauh mana cedera yang dialami oleh pemainnya. Untuk bermain di babak ke 16 di ajang Liga Champions Napoli ingin kehadiran Mertens saat melawan Real Madrid yang akan berlangsung di San Paolo, Naples pada hari Selasa WIB.

Napoli Tunjukkan Ketajamannya Kontra Roma di Olimpico

Napoli Menang Melawan Roma
napoli sukses memenangkan laga kontra roma di olimpico

Bermain dikandang sendiri AS Roma harus berlapang dada atas kekalahan mereka saat menjamu Napoli yang berlangsung di Olimpico. Yang mana kedua tim tersebut merupakan tim terkuat yang ada di Liga Italia, dimana Napoli kini berada di posisi ketiga, sedangkan Roma berada di peringkat kedua.

Yang pada sebelumnya AS Roma pun dikalahakan oleh rival abadi sekotanya yaitu Lazio dengan mengakhiri pertandingan 0-2 di leg pertama babak semifinal Coppa Italia. Dan kembali menerima kekalahan pekan kemarin melawan Napoli yang ditundukkan dengan skor 1-2 dalam pertandingan lanjutan Liga Italia yang bermain dikandang sendiri.

Atas kekalahan yang didapatkannya itu, Roma kini posisinya sedang terancam yang berada di peringkat kedua dalam klasemen sementara Seri A. Yang mana Napoli tengah meraih tiga poin penuh, yang membuat hanya beda dua poin dari roma yang berada di posisi kedua.

Di pertandingan itu Dries Mertens sukses memberikan dua gol untuk Napoli dimenit 26 dan 50. Namun, sang penyrang yang menginjak usia 29 tahun itu harus mengalami cedera di pertandingan tersebut. Dengan terpaksanya harus keluar pemain tersebut dimenit ke 74 harus digantikan oleh Piotr Zielinski.

Dan diharapkan Dries Mertens tidak memiliki cedera yang serius yang membuat tidak dapat bermain di leg kedua Liga Champions yang akan menghadapi Real Madrid.

Selangkah Lagi Everton Perpanjang Kontrak Lukaku

Romelu Lukaku
28 Feb

Striker Everton, Romelu Lukaku tercuat kabar semkain mendekati dalam perpanjangan kontrak, dengan agen Mino Raiola yang mengatakan kepakatan ini “99.99999999 persen akan dilakukan”.

Raiola mengungkapkan pada bulan Desember bahwa kontrak baru akan diberikan untuk pemain asal Belgia itu di Goodison Park, yang memiliki penialian 99,99% akan selesai.

Dan saat ini dia telah mendapatkan saran atas kesepakatan untuk kearah yang lebih dengan hasil, meski begitu Lukaku sempat dikaitkan dengan klub lainnya seperti Bayern Munich, Juventus dan Mantan klub Chelsea.

Romelu Lukaku
lukaku sehabis mencetak gol

Raiola Beberkan Kontrak Baru Lukaku

Saat mendapatkan pertanyaan dari media ternama mengenai perpanjangan kontrak baru Lukaku, Raiola yang mengatakan: “Ya, ini sudah mencapai ke 99.99999999% akan selesai.”

“Kami akan menandatangani kontak lagi, jadi pasti yang dimaksud adalah untuk tetap di sini.”

“Di dunia sepak bola, kontrak tidak ada untuk pergi sampai akhir terkadang, tetapi selalu ada dua pihak dalam kesepekatan tersebut.”

“Jika kebanyakan orang berpikir untuk pindah jauh lebih baik, maka yang akan dilakukan pada saat itu. Tapi untuk sekarang ini, dia akan menerima pembaruan kontrak bersama Everton.” 

Romelu Lukaku mampu menyakan rekor klub seperti Duncan Ferguson yang telah mengantongi 60 gol di Liga Inggris untuk Everton dengan sepekan dalam kemenangan 2-0 atas Sunderland, hari sabtu.

Pemain berusia 23 tahun itu kontraknya saat ini akan berakhir 2019, yang mengemas 17 gol dalam 25 pertandingan musim ini. Menempatkan dia sejajar dengan Harry Kane dan Alexis Sanchez pencetak gol terbanyak di Liga.

Romelu Lukaku Mampu Menyamakan Rekor Gol Legenda Everton

lukaku dan rekan setimnya sedang merayakan gol

Striker Everton, Romelu Lukaku telah membuktikan dirinya yang mampu mencetak gol ketika timnya berhadapan dengan Sunderland pada pekan ke 26 ajang Premier League, pekan lalu.

Pemain yang kini berusia 23 tahun itu mencetak gol kedua untuk Everton  menyamakan catatan legenda klub Duncan Ferguson di kompetisi Liga Primer Inggris. Saat berhadapan dengan Sunderland, Lukaku sukses memberikan gol kedua bagi Everton dengan skor 2-0 yang berlansung di Goodison Park.

Atas gol yang diberikannya kepada Everton, membuatnya menjadi gol ke 60 Lukaku bersama The Toffess di kompetisi Liga Primer Inggris, yang menyamakan gol dari legenda klub yaitu Duncan Ferguson yang sudah memiliki catatan pencetak gol terbanyak di tim dalam ajang Premier League.

Sang legenda mencetak 60 gol itu dari ketika melakukannya di tahun 1994 berhadapan dengan Liverpool dan menyatakan dirinya pensiun pada tahun 2005.

Dan pemain asal Belgia itu sendiri tercatat sudah membuat gol yang namanya dalam pesaing bersama para pemain bintang Arsenal, Alexis Sanchez dan sang mesin gol milik Tottenham Hotspurs, Harry Kane yang kini jumlah golnya sama-sama 17 dan menduduki daftar top skorer sementara di Liga Primer Inggris musim ini.

Lukaku sendiri sebelumnya sempat bermain bersama dengan West Brom sebagai pemain pinjaman dari Chelsea, sebelum akhirnya sang pemilik memutuskan untuk melepas sang pemain ke Everton pada musim 2014-15. Setelah sebelumnya sempat bermian sebagai pemain pinjaman selama satu tahun.

Kini Everton di klasemen Liga Inggris sudah menduduki peringkat ke 7 yang telah mengemas 44 poin dalam 26 petandingan di musim ini, dari 12 kali kemenangan dan delapan kali imbang.

Sejak Januari lalu, tercatat The Toffess hanya menelan satu kekalahan dari Leicester City dan bermain imbang sebanyak dua kali saat menjamu Stoke City dan Middlesbrough di laga kandang.

Dan tercatat dari total enam laga terakhir yang mereka jalani, tim sukses mencetak 18 gol dan 6 kali kebobolan.

Montella Siap Memikul Kesalahan Bacca

Carlos Bacca-Vicenzo Montella
13 Feb

Vicenzo Montella mengatakan jika dia siap untuk bertanggung jawab kepada pemainnya bernama Carlos Bacca yang belum menunjukkan potensi permainannya dua pekan lalu yang tidak bisa menunjukkan kontribusinya untuk tim.

Sang pelatih pun lebih memilih Gerard Deulofeu ketimbang pemain asal Kolombia tersebut, karena penampilannya kurang baik di beberapa pertandingan. Meski Bacca sudah memberikan 18 gol di kompetisi Seri A musim ini selama dirinya bermain di San Siro. Yang pada musim sebelumnya, pemain itu hanya bermain 13 kali di Liga.

Pemain berusia 30 tahun itu kesal atas keputusan Montella yang diganti saat bermain melawan Sampdoria pekan lalu. Ditambah ketika dia dimainkan dalam pertandingan Milan berhadapan dengan Bologna yang sukses meraih kemenangan dengan skor akhir 1-0, yang harus bermain dengan sembilan pemain.

Bacca yang diberikan kepercayaan oleh pelatih, bermain sebagai starter ketika pertandingan melawan Roma  dan Montella ingin mantan pemain Sevilla itu bisa memberikan peforma terbaik dalam pertandingan tersebut.

Carlos Bacca-Vicenzo Montella
Montella yang sedang berpelukan dengan Bacca

Montella Membela Bacca di Skuad Utama

“Hingga kini kami menganggap dia merupakan pemain utama di tim,” ujarnya di konfrensi pers.

“Saya ingin dia (Bacca) tampil dengan baik di musim ini dan jika itu gagal, merupakan kesalahan saya.”

“Di musim lalu dia bermain dengan lebih baik, tidak hanya dalam hal mencetak gol. Namun, saya tidak dapat memberitahukan anda, apakah dia akan dimainkan atau tidak.”

Delofeu mampu memberikan dampak positif bagi tim, sejak dia di datangkan dari Everton. Yang mana pemain tersebut telah membantu gol yang dicetak oleh pemain muda Milan Mario Pasalic dengan kemenangan tipis melawan Bologna. Meskipun dalam empat pertandingan mereka kalah secara beruntun di semua kompetisi.

Montella: Saya Baik-Baik Saja Dengan Bacca

Vicenzo-Montella-Carlos-Bacca
Montella dan Bacca sudah tidak memiliki masalah apapun

Pelatih AC Milan, Vicenzo Montella telah mengklarifikasi antara dirinya dengan Carlos Bacca yang sudah selesai. Dengan semua yang terjadi diantara mereka, pelatih pun mengisyaratkan jika pemain kelahiran Kolombia tersebut dapat jaminan sebagai starter.

Bacca yang terlihat marah dengan sang pelatih ketika dia ditarik keluar ke bangku cadangan dalam pertandingan melawan Pescara dan Sampdoria. Akan tetapi, dia mengatakan bahwa frustasinya dia di laga tersebut dalam bentuk rasa kecintaannya terhadap AC Milan dan bukan karena kekecawaannya kepada Montella.

Pelatih berusia 42 tahun itu menekankan bahwa dirinya sudah tidak memiliki masalah apapun dengan sang pemain. Justru dia memberikan saran kepada Bacca untuk menjamunya di sebuah restoran mahal jika ingin bermain di skuad utama.

“Saya rasa kami sudah tidak memiliki masalah, karena saya berpikir dia melakukannya itu tidak serius,” ucap Montella kepada media.

“Dia (Bacca) sendiri mengakui, jika dirinya sudah kelewatan dan dia pun sadar akan hal itu. Kini dia sudah dapat bersatu kembali.”

“Ketika saya menanyakan restoran mana yang akan kita kunjungi, lalu dia memberikan jawaban ‘apakah saya akan dijadikan starter atau tidak’,” tutup sang pelatih sambil tertawa.

Atas kejadian yang telah terjadi, Montella meminta kepada pemain berusia 30 tahun itu untuk terus meningkatkan permainannya dalam latihan untuk bisa menunjukkan peforma terbaiknya di tiap pertandingan musim ini.

Dan Sang pelatih akan kembali mempercayainya, jika dia sudah mampu membuktikan untuk bermain secara tenang di laga yang akan dijalani oleh klub untuk bisa meraih kemenangan sekaligus mengembalikan kepercayaannya.

Montella pun merasa yakin, jika Bacca mampu melewati situasi seperti ini. Dimana pemain tersebut memiliki banyak pengalaman dan akan menemukan solusi dari keadaannya saat ini.